10 Seniman Lukis Terpopuler yang Harus Kamu Ketahui

Seni lukis sudah berkembang jauh sebelum era digital, bahkan sejak abad pertengahan. Banyak seniman lukis yang hidup dengan karyanya yang fenomenal dan melegenda macam Leonardo Da Vinci. Tak hanya dari kalangan Eropa, namun juga dalam negeri sendiri. Tentu saja mereka memiliki ciri khas aliran masing-masing.

Seniman Lukis Terpopuler dan Karyanya

Raden Saleh

  • Raden Saleh merupakan legenda seniman lukis asal Indonesia yang hidup pada masa kolonialisme yaitu tahun 1807-1880 Masehi. Karya-karyanya tak lepas dari kondisi masanya seperti perjuangan, tokoh-tokoh tertentu, dan perburuan. Diantara karyanya yang terkenal adalah Penangkapan Pangeran Diponegoro (1857), Kapal Dilanda Badai (1837), dan lainnya.
  • Karya lukisannya beraliran romatisisme dan terkenal hingga ke Eropa, sehingga beberapa karya aslinya disimpan di museum Den Haag. Wajar saja, sebab Raden Saleh dulu pernah menjalankan studi di Belanda.  

Basuki Abdullah

  • Merupakan pelukis asal Indonesia yang namanya telah mendunia berkat karya-karyanya yang fenomenal. Ia lebih sering disebut sebagai pelukis istana, sebab banyak lukisannya yang menghiasi istana Merdeka tahun 1974. Sebelumnya, ia sudah sering mengadakan pameran tunggal di dalam maupun luar negeri. Tak heran jika banyak negara yang memiliki karyanya.
  • Karya-karyanya lebih condong ke aliran naturalism dan realisme. Sedangkan tema yang diambilnya sangat kompleks seperti tumbuhan, binatang, perjuangan, alam, hingga pembangunan. Beberapa lukisannya yang terkenal adalah Pangeran Diponegoro memimpin pertempuran, Nyai Roro Kidul, Flower, Lady With Kebaya, dan lainnya.

Affandi

  • Satu lagi seniman lukis Indonesia yang tak kalah legend-nya adalah Affandi Koesoema (1907-1990). Ia disebut-sebut sebagai pelukis yang sangat produktif, dimana sepanjang hidupnya sudah menghasilkan sekitar 2000 lukisan. Karya-karyanya lebih condong pada aliran ekspresionisme dan banyak mengambil tema kondisi pribadi dan kehidupan saat itu.
  • Tak jarang ia melakukan pameran tunggal seperti pada tahun 1943 di Gedung Putra Jakarta, dan bahkan di World House Galery, New York City. Adapun karyanya yang terkenal berjudul Ibu (1941), Potret Diri dan Topeng-Topeng Kehidupan (1961), dan Potret Diri (1981).

Leonardo Da Vinci

  • Siapa yang tak kenal dengan seniman yang satu ini? ia merupakan seniman lukis yang hidup pada abad ke-14 Masehi dan berkebangsaan Italia. Karyanya yang sangat fenomenal adalah lukisan Monalisa, dimana terkenal sampai ke seluruh dunia. Tak heran jika akhirnya mahakarya tersebut difilmkan dengan judul “Da Vinci Code”.
  • Sebenarnya masih banyak sekali karyanya selain Monalisa, diantaranya adalah Lady with an Ermine, The Last Supper, dan The Vitruvian Man. Tak hanya sebagai pelukis, ia juga seorang ilmuwan matematika, arsitektur, sastrawan, dan  seniman patung.

Pablo Picasso

  • Merupakan seniman lukis berkebangsaan Spanyol yang hidup pada abad akhir ke-19 hingga awal abad ke-20 Masehi. Ia lebih terkenal sebagai seniman lukis kubisme dan impresionisme. Karyanya yang terkenal adalah A La Pipe dan masuk dalam jajaran lukisan termahal di dunia. Selain itu juga ada The Weeping Woman, Les Demoiselles d’Avignon, dan Guernica.
  • Ia lebih dikenal sebagai pencetus lukisan aliran kubisme modern yang menginspirasi banyak seniman di masa mendatang. Tak hanya kubisme, Pablo juga mulai merambah ke aliran realism dan surealisme sejak pecahnya Perang Dunia I untuk menggambarkan kondisi saat itu serta mengekspresikan amarahnya akan peperangan tersebut.

Vincent Willem van Gogh

  • Merupakan seniman lukis yang hidup pada tahun 1853 hingga 1890 Masehi berkebangsaan Belanda. Sebagaimana Pablo Picasso, karyanya lebih condong ke aliran impresionisme. Awalnya, karyanya tidak pernah mendapat apresiasi  dari kalangan manapun dan bahkan tidak terkenal sama sekali.
  • Namun, setelah Vincent sudah tiada karyanya banyak diapresiasi dan dicari oleh pecinta seni lukis. Ia juga terkenal sebagai tokoh aliran neo-impresionisme dengan lukisan berwarna cerah dan khas. Bahkan akhirnya karyanya masuk dalam lukisan termahal di dunia. Adapun salah satu karyanya yang terkenal diberi judul “Sunflowers”.

Edvard Munch

  • Merupakan pelukis berkebangsaan Norwegia (1837-1944) yang beraliran ekspresionisme. Karya-karyanya banyak mengambi tema kondisi pada zamannya dan penderitaan. Karya terbesarnya terkumpul dalam seri The Frieze of Life yang mengekspresikan tentang kehidupan, kematian, kesedihan, ketakutan, hingga cinta.
  • Sedangkan salah satu judul lukisannya yang terkenal adalah The Scream (1893), Th Sick Child (1886), dan Vampire (1894).

Raffaello Sanzio dan Urbino

  • Pelukis yang dikenal dengan nama Raphael ini juga berasal dari Italia yang hidup sejak 1483 hingga 1520 Masehi. Karya-karyanya bersifat cenderung unik, ekspresif, dank has. Hal itu kemudian membawanya pada tugas istimewa yaitu melukis Vatican Stanze di bawah pengawasan Paus Julius II secara langsung.
  • Raphael hidup sezaman dengan Leonardo Da Vinci. Ia merupakan orang pertama yang mengapresisi karya Leonardo Da Vinci dan beberapa karyanya terpengaruh oleh Da Vinci seperti Madonna. Adapun karya lainnya yang terkenal adalah Potrait of Maddalena Doni, Wedding of The Virgin, Pengeluaran Togel dan Mond Crucifixion.

Paul Cezanne

  • Adalah seniman lukis asal Perancis (1839-1906) yang beraliran impresionisme. Karya-karyanya ternyata mempegaruhi gaya Pablo Picasso dalam melukis. Awalnya Paul cenderung melukis pemandangan secara imajinatif. Tak jarang pula ia memadukan unsur arsitektural dalam karyanya, sehingga tampak khas dan menarik.
  • Awal-awal karirnya sebagai pelukis, ia lebih suka menggunakan warna-warna gelap dan tebal, lukisannya terkesan berat. Seiring dengan berjalannya waktu, ia kemudian memilih warna-warna terang dengan dominasi objek berupa pemandangan. Beberapa karyanya yang terkenal adalah Self Potrait (1875), Jas de Bouffan (1885), dan Madam Cezanne in The Greenhouse (1891).

Salvador Felipe Jacinto Dali y Domenech

  • Merupakan seniman lukis asal Spanyol (1904) yang beraliran surealisme. Banyak karyanya yang terpengaruh oleh Pablo Picasso mengingat ia pernah melakukan perjalanan dan bertemu dengannya. Aliran yang ditekuninya juga tak lepas dari pengaruh pelukis terkenal lain macam Rene Magritte.
  • Ia memiliki metode khusus untuk menghasilkan seni lukis surealisme yang menakjubkan yaitu Metode Paranoiac Critical. Metode tersebut seringkali menggunakan alam bawah sadar untuk mengubah realita dan menghasilkan karya seni yang unik dan bernilai artistik. Salah satu lukisannya yang terkenal adalah The Persistance of Memory yang menggambarka jam meleleh.

Hal Yang Penting Diperhatikan dalam Desain Grafis, Ternyata Ini!

Kecanggihan teknologi memang memberikan banyak sekali dampak positif untuk semua terutama penggemar seni. Bagi Anda yang mungkin senang dengan dunia desain grafis, pastinya hal ini tidak akan ada matinya sebelum seni itu sendiri mati. Sebagai makhluk visual, kebanyakan dari kita juga sekarang lebih menyukai gambar atau video daripada tulisan. Maka, hal ini menjadi suatu cara positif untuk mereka yang suka berkarya melalui desain.

Namun, meski terlihat mudah dan simpel ternyata desain ini bukan pekerjaan mudah yang bisa diselesaikan. Dibutuhkan ide dan juga gagasan unik dengan berbagai macam perpaduan poin data sgp lainnya untuk bisa menghasilkan karya yang bagus. Anda juga dituntut untuk bisa menciptakan brand sendiri dengan konten yang tidak hanya menarik. Namun juga akan lebih baik jika memang karya Anda tersebut menarik perhatian banyak orang dan dapat menghasilkan uang.

Hal ini sudah dibuktikan oleh kebanyakan dari mereka yang ternyata sudah lama berkecimpung di dunia desain grafis tersebut. Apalagi sekarang ini sudah ada platform sosial media tempat Anda memperlihatkan hasil karya kepada khalayak ramai. Tidak jarang pula dari mereka yang sudah mendapatkan pujian dan bahkan fans dari sosial media. Atas karya yang unik dan menarik, Anda juga bisa memanfaatkan cara yang satu ini sebelum memperhatikan beberapa perhatian pada desain grafis.

Hal Yang Diperhatikan dalam Desain Grafis

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih sekarang ini memang membuat desain grafis menjadi kebutuhan. Banyak yang berpendapat dan setuju bahwasanya desain grafis ini merupakan bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar. Gambar yang terdapat di desain tersebut menjadi informasi yang disampaikan oleh desaigner. Maka, hal ini banyak dimanfaatkan oleh mereka pihak yang berkepentingan seperti pembuatan iklan dan lainnya.

Untuk bisa menghasilkan hasil desain yang menarik dan bagus, maka dibutuhkan pengetahuan lain oleh para desaigner. Apa saja hal atau point tersebut? Simak beberapa hal berikut ini:

  • Garis

Bagi orang awam atau pemula yang baru mengenal desain grafis, mungkin istilah garis ini masih asing dan merasa tidak terlalu penting. Namun, penting sekali memperhatikan kedalaman dan juga panjang dari garis dalam desain grafis. Tidak hanya itu, untuk variasi yang beragam seperti garis lurus, lengkung, lembut, hingga zig-zag juga harus diberi perhatian penggunaannya.

  • Bidang

Biasa juga dikenal dengan shape ini merupakan segala hal yang memiliki dimensi lebar dan tinggi. Bidang yang dimaksud pada desain grafis yang satu ini bisa berupa seperti lingkaran, segi empat, dan juga segitiga.

  • Warna

Ini menjadi faktor penting sekali dan bahkan semua orang tau dalam desain grafis warna ini menjadi point yang sangat penting. Jika Anda menggunakan atau menggabungkan kedua warna menjadi salah, akan berdampak pada hasil yang tidak memuaskan. Oleh karena itu, harus pandai-pandai dalam menggunakan warna yang tepat pada desain yang sesuai.

  • Gelap dan Terang

Masih memiliki hubungan dengan warna, pada desain grafis Anda penting juga untuk memperhatikan gelap dan terang. Ada dua pembagian dalam kategori ini yaitu low contrast value yang merupakan penggunaan warna yang cenderung kalem dan sederhana. Yang kedua high contrast value yang merupakan penggunaan warna yang kontras  hingga menimbulkan visual yang enerjik.

  • Teksture

Pada bagian ini Anda harus memperhatikan nilai kasar dan juga halus pada sebuah permukaan benda yang terdapat dalam desain grafis. Penggunaan tekstur ini penting untuk mengatur keseimbangan dan kontras dalam sebuah desain komunikasi verbal.

Itu dia beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat membuat desain grafis, agar tidak ada poin yang terlewatkan. Selanjutnya Anda juga harus mengetahui apa tujuan pembuatan desain grafis tersebut, berikut pembahasannya.

Apa Tujuan Anda pada Desain Grafis?

Meski tidak terbilang penting dan banyak orang tidak memperhatikan hal ini, namun penting Anda bertanya pada diri sendiri. Jika Anda mengetahui tujuan dalam membuat desain grafis, maka hasil dari desain ini sendiri juga pastinya bisa menjadi lebih bagus.

  • Untuk media sosial

Tidak hanya sekedar hobi, ada banyak kalangan yang membuat desain grafis setiap harinya itu untuk tujua konsumsi publik. Seperti misalnya akan diposting dan dibagikan ke sosial media karena ada banyaknya request dari banyak orang.

  • Untuk pesanan client

Mereka yang membuat desain grafis karena ada banyaknya pemesanan dari klien ini bukanlah orang sembarangan. Maksudnya, mereka yang dipercayakan untuk membuat desain ini pasti yang sudah sangat ahli. Karena, biasanya pemesanan dari klien itu berbagai macam tingkat kesulitan yang harus diselesaikan.

  • Untuk kontes pameran

Para desainer yang ingin membuat berbagai macam karya desain grafis dan kemudian di print out, ada yang bertujuan untuk kontes pameran. Meski tidak semua harus di print out, namun untuk hasil yang bisa dilihat lebih jelas dan kasat mata memang bagusnya secara hardfile. Hasil desain grafis ini kemudian tidak dijual dan dijadikan sebagai hak milik.

Dari beberapa tujuan pembuatan desain grafis di atas, mana yang menjadi pilihan tujuan Anda? Dengan mengetahui beberapa tujuan dalam pembuatan desain grafis ini, maka Anda akan lebih mudah menentukan konsep yang akan digunakan. Selain itu, dengan menentukan tujuan desain grafis tersebut, pastinya akan memberikan hasil yang lebih baik.